Dulu, kalau bicara soal competitive gaming, hampir semua gamer akan memilih mouse berkabel.

Alasannya sederhana:
wired dianggap lebih cepat dan lebih stabil.
Sementara mouse wireless identik dengan latency, koneksi putus-putus, dan baterai yang habis saat sedang main.
Namun di 2026, kondisinya sudah sangat berbeda.
Gaming mouse wireless kelas atas sekarang bahkan sudah menawarkan polling rate hingga 8000Hz. Logitech PRO X Superlight 2, misalnya, mendukung LIGHTSPEED Wireless hingga 8kHz. Razer Viper V4 Pro juga menawarkan true 8000Hz polling baik secara wireless maupun wired.
Jadi, apakah wired masih lebih bagus?
Keunggulan Mouse Wireless
Kelebihan paling terasa tentu:
tidak ada kabel.
Untuk pemain FPS yang sering melakukan flick dan swipe panjang, tidak adanya cable drag membuat pergerakan terasa lebih bebas.
Tidak perlu:
- mouse bungee;
- mengatur posisi kabel;
- khawatir kabel tersangkut;
- merasakan tarikan kabel ketika melakukan swipe.
Untuk setup meja yang clean, wireless juga terlihat lebih rapi.
Apakah Mouse Wireless Masih Lag?
Tidak bisa lagi mengatakan bahwa semua wireless mouse pasti lebih lambat.
Teknologi wireless gaming modern memang dirancang untuk latency rendah.
Razer Viper V4 Pro bahkan diklaim mampu menjalankan true 8000Hz polling secara wireless.
Namun ada satu hal penting:
tidak semua wireless mouse memiliki kualitas yang sama.
Mouse wireless murah untuk office dengan Bluetooth tentu berbeda dengan mouse competitive yang memiliki dedicated 2.4GHz receiver dan wireless implementation khusus gaming.
Jadi jangan melihat tulisan “wireless” saja.
Kelebihan Mouse Wired
Mouse wired masih memiliki keuntungan yang sulit dikalahkan:
tidak perlu memikirkan baterai.
Colok USB.
Main.
Tidak ada risiko:
“Battery Low 5%”
tepat ketika pertandingan masuk overtime.
Mouse wired juga tidak membutuhkan baterai internal sehingga secara desain bisa dibuat lebih sederhana.
Bagaimana dengan Bluetooth?
Kalau mouse memiliki:
- Bluetooth;
- 2.4GHz wireless;
- wired;
untuk competitive gaming biasanya gunakan 2.4GHz performance mode, bukan Bluetooth.
Bluetooth lebih menarik untuk:
- laptop;
- productivity;
- penggunaan santai;
- menghemat port USB.
Sedangkan dedicated wireless receiver biasanya digunakan ketika performance menjadi prioritas.
Jadi Pilih Wireless atau Wired?
Pilih Wireless jika:
Kamu ingin kebebasan movement, meja lebih clean, dan tidak suka cable drag.
Pilih Wired jika:
Kamu ingin plug-and-play dan sama sekali tidak ingin memikirkan charging.
Untuk competitive gaming modern, keduanya sudah menjadi pilihan valid.
Pada akhirnya yang lebih menentukan adalah: sensor, shape, click feel, weight, polling rate, wireless implementation dan kenyamanan.
Jadi kalau masih kalah war menggunakan mouse wireless 8K…kemungkinan bukan kabel yang harus disalahkan.
Mouse wireless atau wired kamu mulai double click, scroll error atau klik tidak register? WarungHJ melayani pengecekan dan service berbagai mouse gaming.
